Proyek Lahan Parkir Rumah Dinas Bupati, Diduga Milik Oknum ASN

Minggu, 15 September 2019 | 20:36:09
| Dibaca: 753 kali
Penulis: Nazarman Editor: Sarkopos.com

Kondisi turap lahan proyek lahan parkir di Rumah Dinas Bupati Merangin yang terlihat retak
Kondisi turap lahan proyek lahan parkir di Rumah Dinas Bupati Merangin yang terlihat retak /

MERANGIN-Proyek lahan parkir yang menggunakan bendera CV. David Inti Plus diduga milik oknum  Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kesehariannya bekerja di Dinas PUPR Kabupaten Merangin.

Dugaan ini diungkapkan oleh sumber media ini, berinisial SR. Ia mengatakan proyek tersebut dikerjakan oleh oknum ASN yang tergolong masih punya kedekatan dengan orang nomor satu di Merangin. Namun dalam melaksanakan pekerjaan oknum ASN tersebut menggunakan perusahan CV. David Inti Plus.

“Saya baca berita di media abang kemarin, wajar kalau yuk  Sanah (Direktur CV. David Inti Plus) tidak banyak tahu dengan proses dilapangan, karena proyek itu bukan punya dia, cuma CV nya saja yang dipakai oleh oknum ASN tersebut,” kata SR, seraya meminta namanya untuk diinisialkan.

Namun saat ditanya siapa oknum ASN tersebut, SR, terkesan enggan membeberkanya, dia mengatakan oknum ASN bekerja di Dinas PUPR.

“Nanti abang tahu lah siapa orangnya, tidak etis kalau saya yang nyebutkan, tinggal abang cari saja lagi, kabarnya dia bekerja di PUPR juga,” tambah SR.

BACA JUGA: Proyek Lahan Parkir Rumah Dinas Bupati Diduga Bermasalah

Dugaan bahwa perusahaan CV. David Inti Plus hanya digunakan oleh orang lain turut dibenarkan oleh, Sanah, yang menjabat direktur CV. David Inti Plus. Ia mengakui bahwa persuhaannya dipinjam oleh seseorang dalam proses tender di LPSE Merangin.

“Memang CV ayuk dipinjam orang,  oleh kerena itu ayuk minta tolong janganlah dibesar besarkan, karena bila nanti  ada masalah ayuk juga yang kena, padahal yang kerja bukan ayuk,” terang Sanah.

Diceritakannya bahwa Ia terpaksa membiarkan perusahaannya dipinjam orang lain, karena pada saat ini bagi pemilik perusahaan kontruksi untuk mendapatkan proyek sangat sulit.

“Untuk siapa yang minjamnya nanti kamu tahu lah, ayuk ngasih minjam itu karena untuk dapat proyek sekarang sulit, kalau dipinjam orang kan dapat jugalah ayuk masukan walaupun sedikit,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pekerjaan pembangunan lahan parkir di Rumah Dinas Bupati Merangin mencuat lantaran adanya dugaan proyek senilai Rp.796 juta tersebut bermasalah pada mutu kontruksinya.

Sebab turap setinggi 7 meter untuk menahan tanah timbunan dikabarkan jebol pada bagian bawah. Jebolnya turap yang dibangun tahun 2018 lalu itu, lantaran pihak pekerja lapangan tidak melibatkan tenaga ahli.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak pekerja lapangan diminta untuk membuat penahan turap dari luar. Padahal penahan turap tersebut tidak tertuang dalam gambar rencana kontrak yang dibuat oleh consultan. Tidak hanya itu, pada dinding turap tersebut juga sudah terlihat ada keretakan.(*)  

Penulis: Nazarman