Explore Category

Advertorial


Jumlah Penduduk Merangin Bertambah Dari 337.775 Menjadi 339.247 Jiwa

Kamis, 07 Februari 2019 | 14:45:39
| Dibaca: 713 kali
Penulis: Syaprian joni Editor: Nazarman

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kab Merangin, Jailani
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kab Merangin, Jailani /

Jhoni

 Merangin : Bertambahnnya Jumlah penduduk Kabupaten Merangin ini setelah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Merangin menerima Data Konsolidasi Bersih (DKB) yang dikirimkan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Semester ke II Tahun 2018

Ada pun rincian pertumbuhan Penduduk yang diterima oleh Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil (Dukcapil) Kabupaten Merangin dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri)adalah sebagai berikut.

Pada semester I yaitu pada Bulan Juli tahun 2018, tercatat 337.775 jiwa, sementara itu untuk  pada semester II tahun 2018 yang dikeluar pada Bulan Januari 2019 sebanyak 339.247 Jiwa. Artinya pada Semester ke II Tahun 2018 jumlah penduduk yang ada diKabupaten Merangin bertambah sebanyak 1.472 jiwa.

Hal ini disampaikan Langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Merangin,Jailani,kepada Sarkopos.com diruanganya Senin (4/1/2019).

Menurut Jailani, bertambahnya jumlah penduduk Di Kabupaten Merangin disebabkan karena adanya Beberapa faktor Di antaranya faktor perpindahan penduduk, dan angka kelahiran penduduk.

”Bertambahnya jumlah data penduduk yang kami terima dari Kemendagri disebabkan karena adanya beberapa factor,Seperti perpindahan penduduk dari luar Merangin dan factor kelahiran penduduk’’Ungkap Kepala Dukcapil Kabupaten Merangin Jailani.

Jailani juga menjelaskan, data jumlah penduduk terbaru Kabupaten Merangin  yang dikirimkan oleh Kemendagri ini,nantinya akan menjadi rujukan bagi instansi-instansi pelayanan Umum. seperti KPU,BPJS,anggaran Pemerintah serta dalam menentukan jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD.

“Nantinya data ini akan menjadi rujukan bagi Instansi-Instansi pelayanan umum,seperti KPU,BPJS,anggaran Pemerintah serta dalam menentukan jumlah kursi  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)” Jelasnya. (*)

Penulis: Syaprian joni
Editor: Nazarman