Explore Category

Hukum & Kriminal


Tidak Hanya Hari Ini, KPK Akan Datang Lagi ke Merangin

Jumat, 07 September 2018 | 22:07:40
| Dibaca: 664 kali
Penulis: Rhomadan Editor: Nazarman

 Adliansyah Nasution Ketua tim Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK RI saat mengungunjungi DPRD Merangin
Adliansyah Nasution Ketua tim Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK RI saat mengungunjungi DPRD Merangin /

Rhomadan

MERANGIN-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) untuk pertama kalinya mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Merangin, Jumat (4/7). 

Kunjungan lembaga Anti Rasuah Ini dalam rangka koordinasi dan audiensi Bidang Direktorat Pencegahan KPK RI dengan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Ada empat tempat yang menjadi rute kunjungannya hari ini yaitu Pukul 10.00-12.00 WIB Pola I kantor Bupati Merangin, pukul 04.00-15.00 WIB Kantor Unit Layananan Pengadaan (ULP) Kabupaten Merangin,pukul 15.00-16.00 WIB.Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja (DPMPSP-TK),terahir pukul 16.00-18.00 WIB Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Merangin,

Ketua tim Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK RI Adliansyah Nasution mengatakan, kedepan pihaknya akan rutin datang kembali mengunjungi Kabupaten Merangin.

"Tergantung situasi dan kondisi. Kapan saja itu, bisa sebulan sekali," ungkap Adliansyah atau yang akrab dipanggil Coki.

Saat ini lanjut Coki, pihaknya masih mensosialisakan bicara tentang pencegahan, penindakan, yang terintegrasi.

“Seperti halnya kasus di Malang, Jawa Timur, dugaan suap APBD tahun 2015 lalu. Kasus yang menjerat Gubernur Jambi non aktif Zumi Zola terkait dugaan gratifikasi selain suap pengesahan RAPBD Jambi 2018.” katanya.

“KPK akan memberikan tindakan yang tegas agar kejadian itu tidak terulang kembali,” bebernya.

Adli menjelaskan kedatangannya ke Kabupaten Merangin bukan hanya sebatas seremonial semata.

“Penindakan berbarengan dengan pencegahan yang tepat dan berlanjut. Itu penting dilakukan agar korupsi tidak mengakar ke masyarakat. Jika tidak dilakukan dengan penindakan yang baik maka tidak akan ada gunanya. Lihat saja Riau yang sudah 3 kali,” pungkasnya.(*)

Penulis: Rhomadan
Editor: Nazarman