Explore Category

Hukum & Kriminal


Tujuh Korban Belum Bisa Dievakuasi, Kedalam Lubang Jarum Mencapai 48 Meter

Senin, 03 September 2018 | 20:52:13
| Dibaca: 869 kali
Penulis: Rhomadan Editor: Abdul Jabar

Lokasi tempat para korban menambang emas dengan cara menggali lubang sedalam 48 meter
Lokasi tempat para korban menambang emas dengan cara menggali lubang sedalam 48 meter / Rhomadan

Rhomadan,

MERANGIN-Sebanyak tujuh orang warga yang di kabarkan terjebak di lubang jarum penambangan emas, di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarab, hingga Senin (3/9/2018) belum berhasil dievakuasi dari dalam lubang sedalam 48 meter.

Meski  anggota Basarnas, TNI dan Polri diturunkan namun belum mampu mencapai dasar lubang. Hal ini di sebabkan bagian dasar lubang selalu berisi air.

“Ini kita terus menyedot air menggunakan alat kita, namun baru sekitar dua meter air menyusut,” kata Kapolsek Sungai Manau, IPTU Nixon Pangihutan Bakara, saat dijumpai sarkopos.com di lokasi kejadian.

Ia mengatakan air di lubang bekas galian tambang tersebut memang sulit di keringkan. Karena lubang tersebut sudah bocor sehingga air sungai Batang Merangin masuk kedalam lubang.

“Lubang ini di dalamnya berisi air, kita terus berusaha untuk menyodotnya dulu, semoga berhasil dan para korban bisa kita evakuasi,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Renah Pembarab yang dijumpai di lokasi kejadian mengatakan, bahwa para korban tidak hati hati dalam menggali lubang.

Padahal sebelum kejadian, mereka sudah diingatkan oleh rekan kerja mereka agar tidak menggali di sekitar lubang tersebut.

“Sudah diingatkan agar dia (pekerja) tidak menggali bekas lubang yang lama karena bahaya sudah ada air di dalamnya, tetapi dia tetap menggali,” Ungkap warga  berperawakan sedang ini.(*)

­­­­­

Penulis: Rhomadan
Editor: Abdul Jabar