Explore Category

Hukum & Kriminal


Mandi Di Sungai, Adif Bocah Tujuh Tahun Ditemukan Tewas Hanyut Di Sungai Batang Tabir

Selasa, 10 Juli 2018 | 13:53:01
| Dibaca: 2603 kali
Penulis: Syaprian Joni Editor: Nazarman

ilustrasi net
ilustrasi net /

jhoni

MERANGIN-Nasib malang dialami Adif (7) warga Desa Rantau Limau Manis,Kecamatan Tabir Ilir,dirinya di temukan warga sudah tidak bernyawa lagi di Sungai Batang Tabir, Minggu(8/7/2018) sekitar pukul 19:20 WIB.

Dari data yang berhasil dihimpun Sarkopos.com,kejadian berawal saat korban mandi di Sungai Batang Tabir yang ada di Desa Rantau Limau Manis bersama temannya Minggu (8/7/2018) sekitar pukul 18.00,usai mandi korban pun pulang ke rumahnya.

Sesampainya di rumah,korban teringat jika baju dan celana yang di pakai untuk mandi tertinggal di pinggir sungai dan korban pun meminta izin kepada orang tuanya untuk mengambil baju dan celana tersebut.

Karena hari sudah semakin sore namun korban tidak kunjung kembali kerumah,dan akhirnya orang tua korban pun resah dan memutuskan untuk mencari korban ke pinggir sungai bersama warga.

Sekitar pukul 19.20WIB korban pun akhirnya ditemukan oleh warga sudah mengambang di pinggir sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi selanjutnya korban pun dibawa  warga kerumah duka untuk disemayamkan.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya,SIK MH melalui Kapolsek Tabir AKP Suhendry membenarkan jika ada kejadian seorang bocah tewas karena hanyut disungai.

“Dari hasil penyelidikan kami sementara, korban murni tewas akibat hanyut di sungai Batang tabir,sebab kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan,”Ungkap AKP Suhendry.

Sementara itu pihak kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Lanjut Kapolsek,kejadian ini murni musibah dan pihak keluarga pun sudah merelakan kepergian korban,dengan dibuatnya surat pernyataan bahwa tidak akan menuntut dikemudian hari apa bila diketahui ada penyebab lain.

“Kemarin orang tua korban sudah membuat surat pernyataan dengan tidak akan menuntut di kemudan hari kepada pihak kepolisian jika ada penyebab lain meninggalnya korban,”Pungkasnya.(*)

Penulis: Syaprian Joni
Editor: Nazarman