Meski Kalah di Merangin, PDIP Menang di 91 Kabupaten Kota

Selasa, 03 Juli 2018 | 00:31:27
| Dibaca: 593 kali
Penulis: Sarkopos.com Editor: Sarkopos.com

PDI Perjuangan
PDI Perjuangan / ist

MERANGIN-Meski masih menunggu pleno KPU Kabupaten Merangin, namun PDI Perjuangan yang mengusung pasangan calon nomor urut 3 Nalim-Khafid di Pilkada Merangin kalah versi hitungan cepat.

Nalim-Khafid memperoleh 66.323 suara atau sebesar 35,30 persen. Suara terbanyak adalah pasangan nomor urut 2 Al Haris-Mashuri dengan perolehan 84.184 suara atau 44,81 persen, sementara peringkat ketiga adalah pasangan nomor urut 1 Fauzi Ansori-Sujarmin dengan 37.329 suara atau 19,87 persen.

Kendati demikian dari 154 Kabupaten Kota yang menggelar Pilkada PDI Perjuangan berhasil menang di 91 Kabupaten Kota. Persentase kemenangan PDI Perjuangan mencapai angka 60 persen.

Tidak hanya itu, PDI Perjuangan juga berhasil menempatkan 33 orang kader mejadi Kepala Daerah dan kader yang berhasil menjadi wakil kepala daerah sebanyak 38 orang.

“Kemenangan PDI Perjuangan berada di tingkat kabupaten kota. Yang menggembirakan jumlah kader Partai yang terpilih semakin banyak. Dengan demikian tolok ukur yang paling riil dalam pilkada ditentukan oleh jumlah kader yang berhasil menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah, sebagai buah dari proses pendidikan politik kader,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, seperti dikutip dari situs PDIPerjuangan.ID.

Sementara itu, menurut Hasto dari 17 Pilkada di tingkat provinsi, PDI Perjuangan dapat memenangkan di 6 daerah, Bali, Jateng, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Sulsel.

“Untuk Pertama kalinya Bali dipimpin kader Partai. Dari 6 provinsi tersebut terdapat 4 kader Partai yang menjadi gubernur dan 3 kader jadi wakil gubernur,” tambah Hasto.

Setelah Pilkada serentak, kata Hasto, fokus utama Partai saat ini adalah  persiapan pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden-wakil presiden. Jumlah kader yang menjadi kepala dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan telah meningkat secara signifikan dari 214  pada 5 tahun sebelumnya, kini menjadi 345 orang.

“Prestasi dan kinerja para kader ini yang akan menjadi wajah partai dalam memenangkan Pileg dan Pilpres. Hormati pilihan rakyat. Pileg dan Pilpres di depan mata, disitulah konsentrasi utama kami saat ini,” jelas Hasto.(*)