Explore Category

Hukum & Kriminal


Perkosa Gadis 18 Tahun di Pondok Sawah, Empat Pemuda Pelawan Dibekuk Polres Sarolangun

Senin, 25 Juni 2018 | 20:59:22
| Dibaca: 3920 kali
Penulis: Achmad Fuady Editor: Abdul Jabar

Empat orang pelaku yang dan barang bukti berupa baju milik korban yang diamankan  Polres Sarolangun
Empat orang pelaku yang dan barang bukti berupa baju milik korban yang diamankan Polres Sarolangun / ist/SP

Fuady,

SAROLANGUN-Jajaran Satreskrim Polres Sarolangun berhasil mengamankan empat orang pemuda yang diduga telah melakukan tindak kriminal pemerkasaan terhadap seorang gadis berinisial IP (18), pada Senin (25/6/2018).

Pemuda yang ditangkap adalah IS (22), FB (25), ES (26), dan OS (17), yang semuanya adalah warga Lubuk Sepuh, Kecamatan Pelawan.

“Semuanya sudah kita tahan untuk penyelidikan lebih lanjut,” Kata Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana, melalui Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke, senin (25/6/2018).

Menurut AKP George, tindak pemerkosaan terjadi sekira pukul 02.00 WIB Senin dini hari (25/6/2018). Kejadiannya bermula korban IP main kerumah temannya Sadi, setiba disana korban mengajak Sadi main kerumah kawannya bernama Boby.

Namun sekira pukul 23.50, Minggu (24/6/2018), datang empat orang pemuda kerumah Boby dengan menggunakan dua unit sepeda motor jenis Satria FU dan Yamaha Mio. Setiba dirumah Boby pelaku berinisial IS mengatakan akan membawa korban IP seraya mengancam apa bila tidak di izinkan.

“Setelah sampai dirumah temannya bernama Boby, kemudian datang empat pelaku ini. Pelaku berinisial IS ini mengancam sambil mengatakan, Aku nak bawa IP (korban) kalau dak mau pistol isi enam ini. Karena takut akhirnya korban dibawa paksa dengan sepeda motor Satria FU berboncengan tiga,” terang AKP Goerge.

Sementa dua orang pelaku lainnya mengikuti dari arah belakang dengan sepeda motor Yamaha mio. Kemudian korban dibawa ke pondok sawah di sekitar kawasan desa Lubuk Sepuh, Kecamatan Pelawan.

Setiba di pondok sawah tersebut, pelaku secara paksa langsung melucuti pakaian korban. Korban yang meronta tidak dapat berbuat banyak, karena pelaku berinisial IS kembali mengancam jika tidak menuruti keinginan mereka maka korban akan dibunuh. Lalu korban diperkosa secara bergantian.

Korban yang trauma atas kejadian tersebut, langsung melaporkan tidak permerkosaan itu kepada Polisi. Mendapat laporan Polisi langsung bertindak untuk melacak keberadaan pelaku.

“Sekitar pukul 05.00 WIB anggota kita langsung bertindak, lalu sekitar pukul 06.30 satu orang pelaku berinisial IS berhasil kita amankan. Dari pelaku IS ini kita kembangkan dan pelaku lainnya berhasil kita tangkap ditempat terpisah,” terang AKP Geroge.

Selain menangkap pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor jenis Satria FU dan Yamaha Mio tanpa nomor polisi, serta pakain milik korban.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, maka pelaku akan dikenakan dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun pejara.(*)

Penulis: Achmad Fuady
Editor: Abdul Jabar