Explore Category

Hukum & Kriminal


Niat Mau Jual Hp,Malah DiBawa Kabur Calon Pembeli

Sabtu, 23 Juni 2018 | 13:47:57
| Dibaca: 3753 kali
Penulis: Syaprian joni Editor: Nazarman

Korban saat melapor ke Polres Merangin
Korban saat melapor ke Polres Merangin /

Jhoni

MERANGIN-Nasib apes dialami Tika (19) warga Dusun Bangko Tinggi Kelurahan Dusun Bangko,berniat mau menjual hp malah dibawa kabur oleh calon pembelinya.

Kejadian ini dialami oleh korban pada hari Rabu (20/6/2018) sekitar Pukul 10:00WIB didaerah Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan tepatnya dihalaman Masjid Muhammadiyah jalur tiga Sungai Ulak.

Kepada Sarkopos.com korban menceritakan,awalnya korban memposting hp yang hendak dijualnya disalah satu Group jual beli di jejaring media sosial FB.

"Awalnya saya memposting Hp yang mau saya jual disalah satu Group jual beli yang ada dijejaring media sosial FB,"Ungkap Tika.

Lanjut korban,setelah dirinya memposting Hp tersebut tidak berapa lama kemudian dirinya ditelepon oleh calon pembeli (pelaku) dan diajak ketemuan.

Setelah ketemu,pelaku mengaku penjaga masjid dan tinggal dibelakang masjid,kemudian pelaku pun meminjam Hp yang mau dijual korban dengan alasan mau diperlihatkan terlebih dahulu kepada istrinya.

Setelah ditunggu namun pelaku tidak kunjung kembali merasa curiga korban pun menanyakan pelaku kepada salah satu penjaga masjid,namun penjaga masjid tidak mengenal pelaku dan akhirnya memutuskan untuk mencari pelaku.

"Dia (pelaku) mengaku penjaga masjid,ya saya percaya makanya saya mau memberikan hp tersebut,"Pungkas korban.(*)

Penulis: Syaprian joni
Editor: Nazarman



  • Merangin Kirim 16 Delegasi Ikuti HPN di Surabaya

    BANGKO-Sebanyak 16 orang delegasi dari Kabupaten Merangin, rampung mengikuti serangkaian jalannya peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Jawa Timur. 16 orang delegasi Merangin itu, sembilan orang wartawan.

  • Pengadilan Tolak Gugatan Standar Kompetensi Wartawan

    SARKOPOS.COM-Pengadilan negri Jakarta selatan menolak gugatan perdata yang diajukan SPRI dan PPWI terhadap Dewan Pers Republik Indonesia, Rabu (13/2/2019). Kedua lembaga yang mengatasnamakan wartawan tersebut, meng.