Explore Category

Hukum & Kriminal


Operasi Penertiban Perambahan TNKS Berakhir, 37 Pondok Perambah Dibongkar

Sabtu, 31 Maret 2018 | 13:53:38
| Dibaca: 2030 kali
Penulis: Joni Editor: Abdul Jabar

Tim gabungan saat merubuhkan salah satu pondok milik warga perambah di sekitar kawasan TNKS
Tim gabungan saat merubuhkan salah satu pondok milik warga perambah di sekitar kawasan TNKS / ist

Joni,

MERANGIN-Operasi penertiban perambahan dalam kawasan Hutan Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) di Kecamatan Lembah Masurai dan Jangkat berakhir.

Tim gabungan yang terdiri dari TNKS, Polhut, TNI, Polri dan Satuan Polisi Kehutaan Reaksi Cepat (SPORC) saat ini sudah meninggalkan lokasi operasi di kawasan hutan TNKS tepatnya di kaki gunung Masurai.

Dalam operasi kali ini, selain meminta perambah hutan meninggalkan kawasan TNKS, tim gabungan juga telah membongkar 37 rumah atau pondok milik perambah.

Demikian dikatakan Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya,Sik MH melalui Kapolsek Lembah Masurai IPTU Suharto, saat di hubungi sarkopost.com melalui via seluler, Sabtu (31/03/2018).

"Untuk operasi sudah selesai, mulai dari tanggal 26 (Maret 2018) sampai 29 bulan ini, dalam operasi tim gabungan telah merubuhkan 37 pondok para perambah TNKS,” Ungkap IPTU Suharto. 

Meski operasi penertiban berakhir, namun pihak Kepolisian tetap melakukan Patroli disekitar wilayah TNKS, untuk memastikan tidak ada lagi pondok-pondok yang didirikan disekitar kawasan hutan yang dilindungi tersebut. 

Bagi para perambah yang pondoknya sudah dirubuhkan,sudah mulai pulang kekampung halaman mereka masing-masing, yang difasilitasi oleh tim gabungan. 

"Walau pun operasi penertiban sudah berakhir, namun kami dari pihak Kepolisian tetap melakukan patroli secara rutin, untuk memastikan tidak ada lagi pondok-pondok yang didirikan sepanjang wilayah TNKS," Tegasnya.(*) 

Penulis: Joni
Editor: Abdul Jabar