Explore Category

Hukum & Kriminal


Setelah Ditetapkan Tersangka Mantan Kabid Dikdas Sarolangun Langsung Ditahan

Jumat, 30 Maret 2018 | 12:03:22
| Dibaca: 4942 kali
Penulis: Achmad Fuady Editor: Nazarman

M Daut saat di jemput oleh Kejaksaan tinggi Jambi di kejari Sarolangun
M Daut saat di jemput oleh Kejaksaan tinggi Jambi di kejari Sarolangun /

Fuady

SAROLANGUN- Pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus pungli 17 Honorer K2 Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, tersangKa M Daut langsung ditahan pada Kamis (29/3/2018).

Pantauan sarkopos.com di depan Kejari Sarolangun M Daud atau yang biasa disapa Ongah Daud, ini diberangkatkan ke Jambi dari kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun dengan mobil jenis mini bus plat hitam mengenakan rompi oren bernomor 07, untuk diserahkan ke Kejati Jambi.

Keberangkatan M Daud dari halaman kantor Kejari Sarolangun pukul 14.25 WIB didampingi istrinya dengan pengawalan pihak Kejari Sarolangun.

Untuk di ketahui Kasus yang menjerat M Daud adalah tentang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori 2 (K2) Kabupaten Sarolangun tahun 2013 untuk formasi guru, seperti isu yang beredar sebelumnya dan disinyalir sarat dengan KKN, dengan imformasi yang beredar M Daud meraup uang dari penerimaan CPNS tersebut berkisar 3 Milyar rupiah. aksinya itu dilakukan M daud saat dia menjabat posisi penting( PPTK) dinas pendidikan kab Sarolangun dan saat ini sydah pensiun dari PNS.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sarolangun kepada sejumlah awak media mengatakan, Tersangka sudah menyebut nama-nama yang terlibat dalam dugaan tindakan korupsi yang dilakukannya, namun M Daud masih menutup kepada siapa uang yang berkisar bernilai 3 Milyar tersebut diserahkannya. "Dia (M Daud) sudah menyebutkan orang-orang yang bekerja sama dengannya dalam penerimaan CPNS K2 Sarolangun 2013 yang diduga sarat KKN itu, tapi tidak mau menyebutkan kepada siapa disetorkannya uang  hasil pungutan dari CPNS tersebut", ucap Ikhwan Nul Hakim, Kajari Sarolangun.

"Sekarang diantarkan ke Kejati Jambi, sampai disana akan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Jambi", jelas Kajari kepada wartawan dan menambahkan bahwa M Daud ditangkap oleh Tim Pidsus Kejati Jambi, Pihak Kejari Sarolangun hanya sebagai Supporting (pendukung).

Sementara itu senada dengan Kejari, Kasi Penyidikan Kejaksaan Tinggi Jambi Imran Yusuf, mengatakan M.Daut ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis dan lansung di lakukan penahanan.

"Langsung kita tahan, kita titipkan ke Lapas Kelas IIA Jambi,"katanya.

Untuk berkas perkara tersangka sendiri kata Imran saat ini masih dilengkapi.Termasuk memintai keterangan untuk tersangka dan para saksi.

"Korban ada 17 orang namun yang sudah menyerahkan uang yang kita ketahui ada 10 orang kita mintai keterangan semua,"katanya.

"Berkasnya masih kita lengkapi, kami targetkan dalam tiga minggu bisa kita limpahkan ke Pengadilan,"Pungkas Imran.(*)

Penulis: Achmad Fuady
Editor: Nazarman