Explore Category

Hukum & Kriminal


Berawal Dari Kecurigaan Warga, Bandar Narkoba Warga Sungai Baung Ditangkap

Selasa, 27 Februari 2018 | 21:14:06
| Dibaca: 3363 kali
Penulis: Achmad Fuady Editor: Nazarman

Tersangka S saat diamankan Polres Sarolangun
Tersangka S saat diamankan Polres Sarolangun /

Fuady

SAROLANGUN- Penyalahgunaan Narkoba sepertinya tiada ahir kali ini Aparat kepolisian Polres Sarolangun berhasil mengamankan S alias U (35) warga RT 8 Desa Sungai Baung Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun, Senin (26/2) malam. S diamankan karena diduga menguasai kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. Bersama S polisi juga mengamankan barang bukti sabu dengan total 1,75 gram.

Informasi dari polisi, penangkapan S berawal saat satgas Operasi Antik Siginjai mendapat laporan masyarakat yang curiga dengan aktifitas S selama ini, kecurigaan warga itu ditanggapi polisi. Polisi akhirnya melakukan penyelidikan.

Benar saja, keberadaan S ditemukan polisi, S kemudian diamankan dan digeledah dilokasi penangkapannya. Dari hasil penggeledahan itu, polisi menemukan barang bukti beberapa paket sabu siap pakai di dalam plasstik klip bening.

Rinciannya, 1 (satu) klip plastik berisi 2 (dua) klip plastik yang berisi serbuk kristal putih bening diduga  narkotika shabu, 1 (satu) klip plastik berisi 7 (tujuh) klip plastik berisi serbuk kristal putih bening diduga  narkotika shabu.

Satu klip plastik berisi 4 (empat) klip plastik berisi serbuk kristal putih bening diduga  narkotika shabu, 2 (dua) klip plastik yang berisi serbuk kristal putih bening diduga  narkotika shabu, 1 (satu) buah wadah bj sendok bahan plastik warna hijau,1 (satu) potongan plastik warna hitam, 1 (satu) helai celana panjang bahan jeans, dengan total berat 1,75 gram.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana S.Ik melalui paur humas Ipda Azhar E Lubis mengatakan pelaku diduga melanggar pasal114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) sebagaimana diatur dalam UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Jika terbukti bersalah, pelaku bisa di pidana penjara paling singkat 4 thn dan paling lama 20 thn denda min Rp 800 juta dan max Rp 10 milyar,”ujarnya, Selasa (27/2).

Saat ini, kata Azhar, pelaku sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut. “Selanjutnya petugas membawa pelaku dan juga barang buktinya untuk dibawa ke Polres Sarolangun guna proses lebih lanjut”jelasnya.(*)

Penulis: Achmad Fuady
Editor: Nazarman