Deklarasi Damai, Mobil Hias Hamas Identik Ekonomoni, Fajar Identik Pembangunan, Nalim- Khafied ?.

Minggu, 18 Februari 2018 | 18:53:44
| Dibaca: 1628 kali
Penulis: Amn Editor: Nazarman

 Deklarasi Kampanye Damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati  Merangin
Deklarasi Kampanye Damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Merangin /

Amn

MERANGIN - Deklarasi Kampanye Damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Merangin tahun 2018 yang digelar didepan Mapolres Merangin berjalan lancar, meski diwarnai sedikit insiden mulai dari kendaraan berlebih, ban kendaraan berlebih dan protes dari salah satu Tim kandidat.

Menurut pantauan dilapangan setelah penanda tanganan Perjanjian Kampanye Damai acara dilanjutkan arak-arakan dari masing masing masa dan simpatisan dari Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin 2018-2023.

Saat Iring - Iringan terlihat beberapa mobil yang di tumpangi cakada Merangin terlihat sangat menarik dan memberi ciri has tersendiri saat orang lain memandangnya.

Dari pantawan awak media di lokasi,  terlihat mobil hias yang dibawa  calon nomor urut satu pasangan Fajar dihiasi seperti gambar pembangunan.

Kemudian disusul Mobil yang ditumpangi nomor urut dua pasangan Hamas terlihat diatas mobilnya berisi Buah -buahan dan sumber ekonomi.

Sedangkan Nomor Urut Tiga, Nalim-kahfied Moein mobil hias yang ditumpangi dihiasi dengan gorden.

Belum tahu maksud tujuan dari mobil hias yang ditumpangi cakada tersebut, namun  Arak - Arakan Kampanye Damai 2018 berjalan sukses.

Diketahui Nomor urut 1 dilepas oleh PJs Bupati Merangin Husairi namun ketika dihitung jumlah kendaraan yang mengikuti pasangan nomor urut 1 ini berlebih sehingga mengharuskan pihak dari KPU memberhentikan sisa mobil yang berlebih.

Sementara pasangan nomor urut 2 dilepas oleh Dandim 0420 Sarko, masalahpun muncul karena sesuai kesepakatan kendaraan yang boleh dibawah maksimal menggunakan roda enam namun masa pasangan nomor urut 2 ada yang membawa kendaraan yang menggunakan ban lebih dari 6 sehingga harus di pisahkan dari barisan oleh KPU.

Beda hal nya pasangan nomor urut 3 yang dilepas oleh Ketua KPU, salah satu perwakilan  pasangan nomor urut 3 memprotes keras KPU dan mengancam tidak mau melanjutkan perjalanan jika kesepakatan yang sudah dibuat tidak dipatuhi.

Ketua KPU Merangin, Iron Sahroni, yang dikonfirmasi mengatakan semua sudah berjalan dengan sesuai kesepakatan dan arak-arakan sudah kita lepas semua.

"Kesepatakan memang mobil 20 buah ditambah dengan kendaraan pasangan satu, jika berlebih sudah menyalahi. Kemudian yang kedua memang tidak boleh kendaraaan rodanya lebih dari enam, kebetulan memang  ada yang melanggar namun sudah kita tertibkan,"singkatnya. (*)

Penulis: Amn
Editor: Nazarman