Explore Category

Hukum & Kriminal


Wali Kota Sungai Penuh Dikabarkan Disandra Warga Perentak

Sabtu, 17 Februari 2018 | 01:17:21
| Dibaca: 2679 kali
Penulis: Amn Editor: Abdul Jabar

Pusry Amsy
Pusry Amsy / ist

MERANGIN-Pemblokiran jalan yang dilakukan oleh ratusan warga Desa Perentak, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin masih berlanjut. Terbaru warga juga menyandra Sekretaris Daerah (Sekda) Sungai Penuh, Pusri Amsy.

Pemblokiran jalan dilakukan oleh warga Desa Perentak, lantaran Satuan Polisi dari Polres Kerinci menangkap salah seorang warga Perentak, yang terlibat kegiatan illegal, di perbatasan Kabupaten Merangin dengan Kabupaten Kerinci.

Informasi yang berkembang, warga yang tidak terima atas penangkapan tersebut melakukan pemblokiran jalan Merangin-Kerincin. Warga menutup akses jalan yang menghubungakan dua Kabupaten Tersebut.

Terbaru, menurut informasi yang berkembang di media social, Sekda Sungai Penuh, Pusri Amsy, yang baru pulang dari Kota Jambi dengan mengendarai mobil BH 6 RZ menuju Kota Sungai Penuh, terjebak dikerumunan massa. 

Warga yang mengetahui Pusri Amsy adalah Wali Kota Sungai Penuh, akhirnya memutuskan melakukan penyandraan.

“Sekda Sungai Penuh di sandra warga,” tulis salah satu akun di media social.

Informasinya, warga menolak melepaskan Sekda Sungai Penuh tersebut sebelum pihak Kepolisian dari Polres Kerinci melepaskan salah seorang warga yang di tangkap.

“Tuntutan kami tolong lepaskan warga Desa kami yang ditangkap Polisi Kerinci, Cuma itu,” Ujar salah seorang warga yang berhasil dihubungi, Jumat (16/02/2018) dini hari.

Seperti diketahui, ratusan warga Desa Perentak melakukan pemblokiran jalan Merangin-Kerinci, lantaran salah seorang warga di tangkap Polisi pada Sabtu (16/02/2018).

Tidak terima atas dengan penangkapan tersebut, ratusan warga yang terdiri kaum laki laki dan ibu ibu melakukan pemblokiran jalan sekitar pukul 20.00 WIB.(*)

Penulis: Amn
Editor: Abdul Jabar