Explore Category

Sarolangun


Pembudidayaan Ikan Lele Di Pulau Pandan Gagal Total Bau Menyengat Menyebar diwarga Sekitar

Rabu, 07 Februari 2018 | 20:25:28
| Dibaca: 696 kali
Penulis: Achmad fuady Editor: Nazarman

Pembudidayaan Ikan Lele Di Pulau Pandan Gagal Total Bau Menyengat Menyebar diwarga Sekitar
Pembudidayaan Ikan Lele Di Pulau Pandan Gagal Total Bau Menyengat Menyebar diwarga Sekitar /

Fuady


SAROLANGUN-Pembudidayaan ikan Lele Desa Pulau Pandan kecamatan Limun kabupaten sarolangun Menjadi tercemar dan Gagal Total.

Tentu saja, yang seharusnya Ikan Lele yang bertepatan dibelakang Rumah kades Desa Pulau Pandan saat ini sudah dapat dicicipi hasilnya oleh warga desa setempat namun harapan itu menjadi impian belaka,malah menjadi petaka.

Pantauan langsung dari sarkopos ini ketempat tersebut, wajar saja Ikan lele yang diternakkan melalui dana Program Percepatan Pembangunan Desa Dan Kelurahan (P2DK) itu menjadi gagal untuk dipanen dikarnakan sembelum ikan tersebut berkembang sudah banyak yang mati, sehingga hanya menyisakan bau busuk bagi warga sekitar.Rabu 07,/02/2018.

Hal ini disebabkan menurut keterangan maradi salah seorang warga sekitar menyebutkan bahwa penyebab kematian ikan itu tidak sama sekali teruruskan, mulai dari pemberian makan ikan yang tidak rutin, hingga penukaran air tempat ikan tidak pernah diganti.

“mano la mau berkembang, sejak adonyo bibit iko sampai sekarang belum pernah diganti air nyo.lagi pula ikan ini jugo jarang dikasih makan, kini bau busuk la yang kami dapat.”tandas maradi.

Sementara munir, salah seorang penjaga kolam tersebut mengatakan bahwa hamper setiap pagi dirinya membuang sebaskom ikan lele yang mati.

“setiap pagi saya buang ikan mati ini sebaskom setiap pagi.”ujar singkatnya.

Akibat dari hal tersebut, sungguh sangat disayangkan. Jelas sekali, dari berjumlah 25 kolam Ikan Lele yang berada dibelakang rumah kades itu sudah 6 kolam yang habis total akibat banyak yang mati. Selain itu diperkirakan dari jumlah bibit ikan lele yang diternakkan mencapai 20.000 bibit ikan, kini hanya mencapai 4 sampai enam ribu saja.

Dari hasil gagal total pembudidayaan ikan lele didesa pulalu pandan ini. Ternyata terkesan juga ditutup tutupi oleh kades pulau pandan Rahman. Ini dibuktikan pada saat salah satu LSM dan wartawan ketika diminta untuk menunjuki tempat peternaan lele tersebut kepada dirinya. Mukan malah ditunjuk ketempat peternaan lele warga malah dikasih memperlihatkan ternakan ikan lele kolam pribadinya.

“jadi kami Tanya kolam ikan lele warga dimana pak katanya banyak yang mati.”ujar cerita Seorang LSM itu kepada media ini.

“malah kami diajak ketempat kolam ikan pribadinya. apa katanya,”ceritanya lagi..

“yang punya warga itu, macam ini lah sehat macam ini la jugo.”jawab Rahman dengan mengelabui LSM itu.

Sementara berdasarkan kunjungan harian ini ketempat peternakan itu langsung. Pantas saja pembudidayaan ikan lele itu gagal total. Bagai mana tidak, Mulai dari tempatnya yang sudah ditumbuhi rumput yang panjang, bahkan setiap kolampun mengeluarkan bau yang sangat menyengat(Busuk). Sehingga pembudidayaan ini malah membuat pencemaran ditempat sekitar.(*)

Penulis: Achmad fuady
Editor: Nazarman