Explore Category

Hukum & Kriminal


Begini Kronologis Penangkapan Azhari Dalang Perambah TNKS Oleh Warga Serampas

Senin, 29 Januari 2018 | 20:18:58
| Dibaca: 3117 kali
Penulis: Ali Editor: Nazarman

Azhari saat diamankan warga
Azhari saat diamankan warga /

Ali


MERANGIN – Azhari yang mengaku sebagai ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) cabang Merangin ahirnya harus merasakan dinginnya jeruji besi setelah sekian lama menjadi dalang perambahan hutan secara ilegal di wilayah kabupaten Merangin khususnya wilayah luhak 16,

Penangkapan gembong perambah hutan ini dilakukan oleh warga Serampas pada Sabtu (27/1) lalu,

Informasi yang dihimpun sarkopos. Com, penangkapan Azhari warga asal Sumatra selatan tersebut berawal saat salah seorang warga Renah Alai yang ditugaskan untuk memantau perambahan hutan diwilayahnya menerima informasi adanya orang yang sedang merambah hutan di wilayah yang masuk TNKS di sekitaran rumah hitam.

Berbekal informasi tersebut warga desa Renah Alai yang sudah resah dengan ulah pendatang yang menghancurkan hutan diwilayah desanya tersebut lansung melakukan musyawarah untuk menangkap gembong perambah tersebut,

"Warga kami lansung rapat dan menyepakati secara bersama untuk datang ke sana dengan tujuan memblokir jalan, sambil menunggu perambah datang," ungkap salah satu warga renah Alai yang enggan di sebut namanya kepada sarkopos. Com

Jelang beberapa saat beberapa orang melihat Azhari yang selama ini dikenal warga sebagai biang perambah.

Warga yang sudah kesal lansung menahan Azhari dan dua orang perambah lainnya.

Tidak hanya itu saja,Ratusan warga juga menswiping beberapa tempat perambah dan berhasil menahan ratusan alat perambah.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Bupati Merangin, Kapolres Merangin dan Dandim  0420 Sarko turun ke lokasi kejadian sekitar pukul 15. 30 Wib.

Sekitar pukul 18.30 Wib, 3 ( tiga) Pelaku yang ditahan warga pada hari itu juga lansung dibawa ke Polres Merangin untuk di proses

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya meminta kepada warga untuk mempercayakan masalah tersebut ke pihak kepolisian.

“Kita dari Polres siap melakukan proses terkait masalah ini. Jika melanggar hukum akan kami segera tindak. Kami minta masyarakat tenang dan percayakan  masalah ini kepada kami. Masyarakat juga bisa untuk mengawal proses hukum ini dengan tenang,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengaku akan segera memprores masalah ini sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kita akan proses masalah ini. Kami minta semua tenang dan membubarkan diri. Tentu hal ini ada pembuktian  dahulu dan prosedur hukum. Beberapa orang ini akan kita periksa dahulu, dan masyarakat harap serahkan masalah ini ke pihak kami,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Merangin Al haris meminta kepada warga untuk membubarkan diri dengan tenang dan menyerahkan masalah tersebut kepada kepolisian sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Hutan ini memang ada undang- undang, memang ada pihak yang melakukan perambahan. kita juga minta kepada kepolisian untuk memproses masalah ini sesuai hukum yang berlaku, jadi saya minta masyarat bersabar,” kata Bupati Al Haris.(*)

Penulis: Ali
Editor: Nazarman