Explore Category

Advertorial


Hillal Wakil Bupati Sarolangun Panen Raya Padi Sawah Bersama Kadis TPHP

Jumat, 26 Januari 2018 | 21:51:01
| Dibaca: 393 kali
Penulis: Achmad Fuady Editor: Nazarman

Hillal Wakil Bupati Sarolangun saat Panen Raya padi sawah di Desa Lubuk Sayak Kecamatan Pelawan
Hillal Wakil Bupati Sarolangun saat Panen Raya padi sawah di Desa Lubuk Sayak Kecamatan Pelawan /

Fuady.

 

SAROLANGUN - Dalam rangka swa sembada pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Dan Perkebunan (TPHP) terus berupaya membina petani padi untuk meningkatkan hasil panen padi sawah. Begitu pun dalam pemanfaatan lahan sawah, Pemkab Sarolangun terus melakukan program cetak sawah baru, yang pada tahun ini akan mencetak 343 hektar sawah baru, melanjutkan program tahun 2017.

Kali ini Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri bersama Kepala Dinas (Kadis) TPHP Ir Joko Susilo  melakukan panen raya padi sawah kelompok tani Sungai Tolang Desa Lubuk Sayak Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun Kamis 25/01/2018 dengan luas panen 70 hektar padi sawah Varietas Ciherang dengan 17 kelompok tani.

Wabup Hillal dalam pidatonya memberikan motivasi kepada petani untuk tetap melanjutkan menanam padi dan tidak mudah tergoda pada jenis tanaman lain, karena menurut Wabup Petani adalah Pahlawan pangan yang berperan penting dalam ketahanan pangan. "Petani adalah Pahlawan pangan,  perannya sangat penting dalam ketahanan pangan keluarga", urai Wabup.

Wabup juga mengatakan akan membantu petani dalam memasarkan hasil panen dengan kemasan bermerek kelompok tani dengan kualitas padi yang bersaing, "Nanti  beras hasil panen akan diberi kemasan bermerek kelompok tani dan akan kita patenkan, sebagai bukti petani padi Kabupaten Sarolangun mampu mempriduksi padi yang berkualitas, tidak kalah dari daerah lain ", ungkap Wabup.

Wabup berharap Kedepannya Kabupaten Sarolangun mencapai swa sembada beras bahkan menurutnya jika petani padi menanam padi dua kali setahun, hasilnya akan melebihi kebutuhan pangan keluarga dan bisa menjual beras meningkatkan ekonomi keluarga.

Senada dengan Wabup,  Kadis TPHP Ir Joko Susilo menekankan dengan hasil panen seperti sekarang ini yakni berkisar 7 hingga 8 ton gabah kering per hektar dan penanaman dilakukan dua kali setahun,  bukan saja bisa swa sembada beras,  tapi petani juga akan mampu menjual untuk memperkuat ekonomi petani.

"Dengan asumsi hasil gabah kering 7 hingga 8 ton per hektar,apa lagi penanaman bisa dilakukan dua kali setahun, Kabupaten Sarolangun akan lebih dari swa sembada beras, malahan bisa menjual beras untuk memperkuat ekonomi petani", Ujar Kadis.

Kedepannya, lanjut Kadis, segala bantuan berupa bibit benih padi,  jagung dan kedele (pajale) tetap diberikan kepada petani, "Bantuan bibit dan benih pajale tetap kita berikan, termasuk benih padi ladang, bibit holtikultura lainnya seperti jahe, cabe dan bawang terus kita berikan", lanjut Kadis.

Menyinggung tentang upaya peningkatan hasil petani padi,  Kadis Joko menyebutkan akan mengembangkan metode Padi Salibu yang sudah diuji coba di daerah lain,  dan untuk Kabupaten Sarolangun sudah dilakukan di Kecamatan Batang Asai, "Kita akan menggiatkan penanaman padi Salibu,  hasilnya sama seperti penanaman biasa,  masa panen juga dalam waktu 100 hari, seperti yang kita lakukan di Desa Muara Cuban Kecamatan Batang Asai, dan hasilnya bagus", tutup Kadis.

Hadir dalam acara panen raya ini Kadis Perternakan dan perikanan Asnawi,  Kadis DPMD Zaidan,  Kadis Perkim Arief Ampera, Staf ahli,  Ruslan A Gani mewakili Kapolres Sarolangun, Jajaran Koramil 0420 Sarko, para utusan OPD lainnya, para anggota Kelompok tani serta para undangan lainnya.

Usai berdiskusi dengan petani,  Wabup Hillal dan Kadis TPHP Ir  Joko Susilo memberikan bantuan pupuk dan alat pertanian kepada petani, dilanjutkan dengan makan siang bersama. (*)

Penulis: Achmad Fuady
Editor: Nazarman