Explore Category

Hukum & Kriminal


Inspektorat Terkesan Lamban, Terkait Dugaan Kecurangan Penggunaan Dana Desa Aur Berduri

Senin, 04 Desember 2017 | 20:53:13
| Dibaca: 280 kali
Penulis: Wiwin Saputra Editor: Nazarman

Ilustrasi net
Ilustrasi net /

Wiwin

MERANGIN-Inspektorat Kabupaten Merangin terkesan lamban dalam menangani dugaan kecurangan proyek pengerasan jalan di Desa Aur Berduri paska laporan oleh sekolompok orang yang mewakili warga Desa Aur Berduri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin yang juga ditembuskan ke Inspektorat Merangin.

Bagaimana tidak, terhitung dari hari Selasa Tanggal 05 September 2017 sampai dengan saat ini kasus dugaan kecurangan yang menggunakan Dana Desa (DD) tersebut belum juga ada kejelasan.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Merangin, Hatam Tafsir, yang dikonfirmasi pada Senin (04/12/2017) mengatakan saat ini pihaknya masih belum bisa menyatakan kasus tersebut merupakan kesalahan berbentuk pidana atau kesalahan administrasi.

“Untuk saat ini kami belum bisa menyatakan kasus tersebut salahnya berbentuk pidana atau kesalahan adminitrasi karena masih dalam pemeriksaan” ujar Hatam Tafsir.

Menurutnya pemeriksaan pada kasus tersebut sudah hamper 100% tinggal hanya ada beberapa item yang harus diselidiki sebelum diserahkan kepada Bupati Merangin.

“Tinggal sedikit lagi seperti status tanah apakah dibeli, hibah atau bagamana belum jelas harus ditanyakan ulang, bisa dikatakan hampir 100 % lah sebelum diserahkan kepada Bapak Bupati Merangin” terang Hatam Tafsir.

Hatam Tafsir menegaskan bahwa kalau ini masuk unsur pidana tentu akan dilimpahkan kepihak yang berwenang tetapi kalau kesalahannya di administrasi maka kita akan memberikan sangsi secara administrasi,

“Yang jelas pihak kami sudah bekerja semaksimal mungkin kalau nanti sudah 100% kita akan serahkan ke Bapak Bupati karena memang begitu aturannya, mengenai sanksi kalau unsur pidana tentu ada pihak berwenang yang menangani kalau kesalahannya unsur administrasi maka kita beri sanksi secara administrasi,” tegas Hatam Tafsir (*)

Penulis: Wiwin Saputra
Editor: Nazarman