Explore Category

Hukum & Kriminal


Ini Peran Para Tersangka dalam OTT Pemulusan RAPBD Jambi 2018

Kamis, 30 November 2017 | 15:27:39
| Dibaca: 739 kali
Penulis: Sarkopos.com Editor: Nazarman

ilustrasi net
ilustrasi net /

SARKOPOS.COM - KPK menetapkan empat tersangka dalam suap pemulusan proses pengesahan RAPBD Jambi 2018. Namun hingga kini KPK belum memastikan siapa yang menjadi otak atau pelobi bagi-bagi duit.

"Kalau di dalam gelar sementara ini ada tugas masing-masing. Ada yang dilakukan oleh (Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Jambi (Erwan Malik). (Tetapi) setiap langkah-langkah yang dilakukan oleh Asisten Daerah Bidang III Jambi (Saipudin) juga dilaporkan kepada Sekda," ungkap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dikutip dari detik.com

Sementara itu, tersangka lainnya, yaitu Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Jambi Arfan merupakan pengumpul duit dari pihak swasta. Duit inilah yang disetor kepada anggota DPRD Jambi.

"ARN (Arfan) ini sebagai Kepala PU yang ditugaskan untuk mengambil, memungut uang, dari para pihak-pihak swasta," ucap dia.

KPK menduga uang Rp 6 miliar itu tidak bersumber dari satu orang saja. Namun KPK belum mau membeberkan secara terperinci.

"Mengumpulkan uang sebanyak ini sudah barang tentu tidak mungkin dari hanya satu orang. Ada dari beberapa. Tapi untuk sementara kita tidak umumkan dulu, tidak memberitahukan dulu karena masih dalam proses pemeriksaan," tutur Basaria.

Duit suap diduga berasal dari rekanan Pemprov Jambi yang disebut duit "ketok". Pemberian uang dimaksudkan agar anggota DPRD Provinsi Jambi menghadiri rapat pengesahan RAPBD Jambi 2018. Sebab, sebelumnya diduga sejumlah anggota DPRD berencana tidak hadir dalam rapat pengesahan RAPBD 2018 karena tidak ada jaminan dari pihak Pemprov.

Empat orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap ini, yakni anggota DPRD Jambi Supriono, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PU Arfan, dan Asisten Daerah III Pemprov Jambi Saifuddin.(*)


Editor: Nazarman