Explore Category

Hukum & Kriminal


Tak Hanya Asisten III Beserta Sang Isteri, Diduga KPK Juga Menangkap Pj Kadis PU Prov Jambi

Rabu, 29 November 2017 | 00:24:20
| Dibaca: 1600 kali
Penulis: Nazarman Editor: Sarkopos.com

/

Sarkopos.com

JAMBI- KPK membenarkan pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jambi. OTT itu menjerat pejabat Pemprov Jambi dan anggota DPRD Jambi.

Asisten III Pemprov Jambi, Saipuddin bersama sang isteri yang juga anggota Dewan DPRD Provinsi Jambi dari fraksi Demokrat, Nurhayati juga diduga tertangkap OTT oleh petugas KPK beberapa waktu lalu.

Tak hanya Nurhayati, sejumlah anggota Dewan lainnya yakni Supriyono, dari PAN,  Geni Waseso, Ketua BM PAN Provinsi Jambi dan seorang supir,  juga ikut digiring petugas KPK ke Mapolda pada, Selasa (28/11/2017).

Pada OTT tersebut, selain mengaman sejumlah pejabat teras Jambi, KPK juga berhasil mengamankan uang tunai sekitar Rp1 miliar saat penangkapan.

“Sejauh ini yang kami dapatkan informasinya diamankan sekitar lebih dari Rp1 miliar. Diduga ada praktik pemberian dan penerimaan oleh penyelenggara negara setempat terkait pembahasan dan proses APBD Tahun 2018 di Jambi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jakarta, Selasa. Dikutip dari liputan6.com

Dirinya juga menyampaikan bahwa KPK telah mengamankan 10 orang dalam OTT yang disebar di Jakarta dan Jambi ini. Dalam OTT di Jambi, KPK mengamankan tujuh orang dan di Jakarta diamankan tiga orang.

Dijelaskannya, Unsur dari 10 orang itu antara lain penyelenggara negara di daerah dalam hal ini anggota DPRD setempat, pejabat dan pegawai di Pemprov serta pihak swasta.

“Dugaan penerimaan terjadi di Jambi. Jadi, uang kami temukan di Jambi. Ada pihak swasta di Jakarta, namun juga ada pihak swasta di Jambi,” ungkap Febri.

Namun, dirinya belum bisa menjelaskan secara spesifik terkait pada bagian mana dalam proses APBD Tahun 2018 itu yang diduga terjadi pemberian.

“Belum bisa kita sampaikan secara spesifik, dalam APBD itu kan ada proses penyusunan dan pembahasan, ada proses pengesahan. Kami tentu belum bisa sampaikan bagian mana yang dipengaruhi terkait pemberian sejumlah uang ini,” katanya.

Seperti dirilis Inilahjambi.com, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston membenarkan dirinya mendapatkan informasi soal penangkapan beberapa orang anggotanya di DPRD yang dicokok KPK. Namun Cornelis mengaku belum tahu siapa yang ditangkap tersebut.

“Tadi Pak Kapolda menelpon saya. Disebutkan ada OTT KPK terhadap 4 anggota DPRD Provinsi Jambi. Satu sudah di Mapolda, tiga lainnya sedang di jalan. Tapi saya belum tahu siapa orangnya. Saya juga sedang mencari tahu ini ” singkat Cornelis, Selasa 28 November 2017.

Sementara itu, Gubernur Jambi H.Zumi Zola saat di konfirmasi via Watssap mengatakan bahwa dirinya belum mendapatkan informasi lebih dari ketua DPRD tentang adanya Oknum yang tertangkap OTT oleh KPK, Zola juga menyampaikan  saat ini pihaknya masi  menunggu  kabar dari KPK.

Sedangkan, Pj Sekda Provinsi Jambi Erwan malik yang berhasil dihubungi awak media, juga mengungkapkan belum mengetahui hal tersebut. Karena, saat ini dirinya sedang berada di Kantor Kemenhumham Jakarta.

Tak sampai disitu, menurut informasi yang diapat sarkopos.com, Tak hanya Asisten III Pemprov Jambi yang dicokot KPK, diduga pada OTT tersebut KPK juga mengamankan Penjabat (Pj) Kadis PU Provinsi Jambi, H. Arfan.

Hingga saat ini sejumlah pejabat tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Jambi.(*)

Penulis: Nazarman