Explore Category

Hukum & Kriminal


Keseharian Putri Wulan Sari Siswi SMU, Yang Ditemukan Meninggal di Sungai di Mata Guru Dan Temannya

Selasa, 21 November 2017 | 16:32:49
| Dibaca: 8498 kali
Penulis: Wiwin Saputra Editor: Nazarman

Poto yang di posting terahir di akun FB almarhumah
Poto yang di posting terahir di akun FB almarhumah / FB Putri Wulan Sari

Wiwin

MERANGIN-Pada Senin (20/11/2017) kemarin Masyarakat Merangin dihebohkan dengan penemuan sesosok Jasad Perempuan yang ditemukan oleh Warga Limbur Merangin yang mengapung di Sungai dalam keadaan membusuk.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata sesosok jasad itu bernama Putri Wulan Sari (16) Siswi SMA Negeri 6 Merangin yang baru duduk dibangku kelas X IPS4.

Wakil Kepala Bagian Kesiswaan SMA Negeri 6 Merangin, Usi Rumuskarta, membenarkan bahwa Putri Wulan Sari tersebut benar merupakan Siswi SMA Negeri 6.

"Benar Putri Siswi di SMA kami, ia duduk di bangku kelas X IPS4" terang Usi Rumuskarta ketika di sambangi sarkopos.com di SMU 6 Merangin selasa,(21/11),

Usi Rumuskarta menjelaskan bahwa menurut keterangan dari Wali Kelasnya Putri tidak pernah bermasalah baik dari segi belajar atau dengan teman-temannya.

"Kebetulan Wali Kelas sedang ikut ke Pemakaman, menurut Wali Kelasnya ia tidak pernah bermasalah dalam belajar atau dengan teman-temannya" jelas Usi Rumuskarta.

Siswi yang berbakat dibidang seni tari ini walaupun tidak pernah bermasalah dibidang belajar ataupun dengan teman diakui oleh Waka Kesiswaan sangat tertutup masalah pribadi.

"Memang tidak pernah bermasalah namun kami melihat anaknya memang tertutup, biasanya kalau siswa-siswi lain jika ada masalah bercerita dengan Wali Kelas atau Guru BK" terang Usi Rumuskarta.

Namun dalam beberapa hari terakhir Usi Rumuskarta menceritakan berdasarkan keterangan teman-temannya Putri sering mengatakan ingin pindah sekolah.

"Berdasarkan cerita teman-temannya akhir-akhir ini Putri sering menitipkan sahabatnya kepada rekan-rekan sekelasnya dan mengaku ingin pindah sekolah" jelas Rumuskarta.

Usi Rumuskarta mengucapkan bela sungkawanya atas nama keluarga besar SMA Negeri 6 Merangin atas kejadian yang tidak terduga tersebut.

"Kami tidak menduga kejadian ini terjadi kami sudah melakukan Yasinan yang diikuti seluruh Siswa tadi pagi dan mengirimkan doa terbaik untuk Almarhum," ujar Usi Rumuskarta,

Sementara itu sampai saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban,

“Belum bisa disimpulkan masih dalam tahap penyelidikan,”Ungkap kasat reskrim Polres Merangin AKP Sandy Mustaqim.(*)

Penulis: Wiwin Saputra
Editor: Nazarman