Explore Category

Advertorial


Hadiri Syukuran Bidan PTT Diangkat Jadi CPNS,Ini Pesan H Alharis

Selasa, 10 Oktober 2017 | 21:18:02
| Dibaca: 226 kali
Penulis: Nazarman Editor: Sarkopos.com

Para pejabat dan bidan PTT yang di angkat jadi PNS
Para pejabat dan bidan PTT yang di angkat jadi PNS /

Nazarman

MERANGIN-Urus dengan baik para ibu hamil dan jangan sekali-kali meninggalkan ibu tersebut saat dia melahirkan. Keberadaan bidan di desa merupakan ujung tombak dari keselamatan para ibu dan bayi.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris saat menghadiri acara Syukuran Bidan PTT diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017, yang berlangsung meriah di Aula Utama Kantor Bupati Merangin kemarin (10/10).

‘’Pekerjaan sebagai bidan adalah pekerjaan yang mengangkat derajat kaum wanita, ibu dan derajat kesehatan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti,’’ujar Bupati dihadapan 201 orang bidan tersebut.

Untuk itulah lanjut bupati, para bidan PTT yang telah diangkat menjadi CPNS ini harus bekerja dengan sebaik mungkin. Jangan sampai kejadian di Desa Sungai Lalang Lembah Masurai terulang lagi.

Dimana saat itu di Desa Sungai Lalang ada seorang ibu melahirkan, tetapi bidan desanya tidak berada ditempat, sehingga pada proses persalinan itu sang ibu meninggal dunia dan anak yang dilahirkan selamat.

‘’Belakangan diketahui bidan desa itu meninggalkan tempat tugas, karena pergi dengan pacarnya. Padahal bidan itu tahu kapan jadwal ibu hamil tersebut melahirkan. Saya minta hal ini jangan sampai terulang lagi,’’pinta Bupati.

Untuk menekan angka kematian ibu dan bayi tersebut, bupati juga telah menguliahkan anak-anak dari desa terpencil dari keluarga tidak mampu untuk menjadi bidan.

Saat ini sudah ada sebanyak 23 orang dari 40 orang yang dikuliahkan di Kebidanan yang telah merampungkan kuliahnya. Mereka yang telah lulus itu, sudah ditempatkan bupati bertugas di desanya masing-masing sebagai bidan desa.

‘’Jadi Alhamdulillah sampai Oktober 2017 ini, baru ada dua kasus angka kematian ibu dan bayi. Mudah-mudahan angka ini dapat terus ditekan sampai Merangin bebas angka kematian ibu dan bayi,’’jelas Bupati.

Melanjuti Program Beasiswa Gakin (Keluarga Miskin) tersebut, saat ini bupati tengah mengulihkan 40 orang lagi anak-anak dari desa terpencil. Mereka tidak hanya dikuliahkan menjadi bidan, tapi juga ada Farmasi, Lingkungan dan Analis.

Acara syukuran bidan PTT menjadi CPNS tersebut, dihadiri Sekda Merangin H Sibawaihi, Ketua TP PKK Merangin Hj Hesti Haris, Kepala BKD Nasution dan para pejabat di jajaran Pemkab Merangin. (*)

Penulis: Nazarman

Sumber: Bagian Humas Setda Merangin