Explore Category

Hukum & Kriminal


Kawal Sidang Mantan Kades, Warga Karang Mendopo Bentrok Dengan Polisi

Kamis, 20 April 2017 | 17:52:30
| Dibaca: 4399 kali
Penulis: Achmad Fuady Editor: Abdul Jabar

Polisi saat mengankan warga yang terlibat bentrok
Polisi saat mengankan warga yang terlibat bentrok / Fuady

Fuady,

SAROLANGUN-Ratusan warga Desa Karang Mendapo, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Sarolangun,  untuk mengawal lanjutan sidang penggelapan uang Koperasi Tiga Serumpun dengan terdakwa mantan Kades Karang Mendopo, Rusdi, Kamis (20/04/2017).

Rusdi sendiri dilaporkan oleh pengurus Koperasi Tiga Serumpun telah menggelapkan uang hasil penjulan buah sawit. Proses hukumnya sudah masuk ke PN Sarolangun dengan sidang sudah berlanjut ke tahap mendengarkan keterangan saksi.

Ratusan warga yang mendatangi PN Sarolangun mendapat pengawalan ketat dari anggota Polres Sarolangun. Warga yang hadir menuntut agar mantan Kades dibebaskan dan tidak dihukum.

Namun aksi memanas saat salah seorang warga melemparkan batu ke aparat Kepolisian. Hingga membuat salah seorang anggota Polisi, Brigadir Seno mengalami luka dibagian bibir atas. Hingga akhirnya bentrok pun terjadi.

Namun Polisi berhasil menguasai keadaan, dan sebanyak tujuh orang warga yang diduga terlibat bentrok diamankan.

Kapolres Sarolangun AKBP Budiman Bostang, membenarkan adanya bentrok antara warga dan Polisi saat mengamankan proses sidang. Dikatakannya bentrok terjadi akibat ulah warga yang memprovokasi.

“Dan tidak hanya sampai disitu saja, tapi ada satu lagi yang membawa pisau, yang akan mencoba menusuk anak buah saya dan saya,” Kata Budiman.

“Oleh sebab itu saya sebagai Kapolres Sarolangun mengambil tindakan tegas dan tidak ada kami melakukan tindakan kekerasan kepada warga masyarakat,” Jelasnya.

Takut akan bertambahnya korban, kata Budiman, dia mengintruksikan agar ujuk rasa tersebut dibubarkan.

“Sementara pelaku pelemparan kita sudah punya nama pelaku dan akan kita lakukan pengejaran dia juga sebagai salah satu kordinator aksi,” Jelasnya.(*)

Penulis: Achmad Fuady
Editor: Abdul Jabar