Explore Category

Hukum & Kriminal


Razia Kos Kosan, Dua Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan

Sabtu, 23 April 2016 | 22:11:15
| Dibaca: 5648 kali
Penulis: Em Fajri Editor: Nazarman

Operasi Bina Kusuma Polres Merangin
Operasi Bina Kusuma Polres Merangin /

 Em Fajri

MERANGIN- Operasi Bina Kusama 2016 oleh Satuan Tugas (Satgas) Bina Masyarakat  Polres Merangin kembali dilanjutkan, kali ini sasaran Operasi adalah Kos kosan yang ada di sekitar kota Bangko,

Pantauan Sarkopos.com, dilapangan Jum,at Malam (22/04/2016) sekitar pukul 21.00 Wib,Operasi  Yang di pimpin Kasat Binmas Polres Merangin Iptu Suharto ini berhasil mengamankan dua pasangan yang di duga pasangan mesum didalam satu kamar kos kosan bukit indah dan Kos kosan lorong pendidikan.

kedua pasangan ini yakni DN (21)dan FI (23) yang ditemukan oleh satgas operasi Bina Kusuma dalam satu kamar di Kos kosan Bukit indah yang mengaku kepada petugas masih pacaran,

Satu pasangan lagi yang di temukan berduaan di kamar kosan Lorong Pendidikan yang berinisial PR (29) dan pasangannya KK (19), kepada petugas pasangan ini mengaku sudah menikah bawah tangan (nikah siri), kepada petugas pasangan ini menunjukkan surat keterangan nikah tapi bukan surat nikah yang dikeluarkan oleh Depertemen agama,

Karena kedua pasangan ini tidak dapat menunjukkan surat nikah resmi maka kedua pasang anak muda yang lagi mabuk asmara tersebut digelandang petugas ke polres Merangin untuk dilakukan pembinaan  

Kapolres Merangin AKBP Mungaran Kartayuga SIK Melalui Kasat Binmas polres Merangin IPTU Suharto,kepada sejumlah wartawan mengatakan,

“iya kedua pasangan ini  kita amankan di tempat kos kosan yang berbeda , Satu pasang kita amankan di kos kosan Bukit indah dan satu pasang lagi kita amankan di kos kosan Jalan Pendidikan lorong kampar. karena kedua pasangan ini tidak bisa menunjukan indentitas atau surat nikah, maka kedua pasangan ini langsung kami giring ke Mapolres Merangin untuk di minta keterangan lebih lanjut.”Ujarnya,

IPTU Suharto juga menambahkan, “Untuk sementara kedua pasangan mesum ini kita tahan sampai orang tua mereka datang, setelah orang tua mereka datang kita juga akan memberi  pencerahan kepada orang tua mereka,supaya orang tua mereka biasa mengontrol anak nya,

Setelah kita memberikan pembinaan maka  kedua pasangan ini akan kita lepaskan dan kita kembalikan kepada orang tuanya masing-masing, karna dalam operasi Bina Kusuma ini kami hanya melakukan pembinaan bukan penindakan untuk mengantisipasi Peremanisme yang ada di Merangin,”Pangkasnya.(*)

Penulis: Em Fajri
Editor: Nazarman